Minggu, 23 Februari 2020

Usai Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Minta Harun Masiku Kooperatif sebagai Korban

- 24 Januari 2020, 18:52 WIB
SEKRETARIS Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.* /PMJNEWS

PIKIRAN RAKYAT - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengaku disodorkan sekitar 24 pertanyaan oleh penyidik selesai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap korupsi mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Hal itu dinyatakannya setelah ia memenuhi panggilan penyidik KPK pada Jumat, 24 Januari 2020.

Baca Juga: Rumah Sakit Tidak Cukup Tampung Pasien, Wuhan akan Sediakan Ruangan Khusus Perawatan Virus Corona Mulai 3 Februari

“Saya jelaskan seluruh aspek kronologis mengapa partai mengambil keputusan terkait dengan pemindahan suara almarhum Bapak (Nazarudin) Kiemas karena itu adalah sebagai bagian dari kedaulatan partai politik dan ada presedennya untuk itu,” ungkap Hasto seusai diperksa di Gedung KPK, Jumat, 24 Januari 2020, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman PMJ News.

Hasto juga meminta Harun Masiku sebagai anggota DPR dari PDIP, untuk bersikap kooperatif sebagaimana ia menjadi tersangka kasus suap pergantian antar-waktu (PAW).

Baca Juga: Komisi IV DPR RI Kecolongan 72 Kontainer Sampah dan Limbah Beracun dari Hasil Impor di Tanjung Priok

Hasto juga jelaskan bahwa Harun justru merupakan korban dari kasus tersebut.

“Iya tim hukum kami imbau untuk bersikap kooperatif tidak perlu takut, karena dari seluruh konstruksi hukum yang dilakukan tim hukum kami, beliau (Harun) menjadi korban,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Cabai di Cimahi Tembus Rp 100.000 per Kilogram Dikeluhkan Sejumlah Konsumen

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X