Sabtu, 22 Februari 2020

Tanggapi Kasus Siswi SMP Bunuh Diri di Sekolah. Kak Seto: Jangan Seperti Pemadam Kebakaran Saja

- 24 Januari 2020, 08:36 WIB
KAK Seto (kiri) dan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto didampingi Kak Seto dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Utara, Rabu 2 Oktober 2019 terkait pelajar dari luar Jakarta yang telantar setelah ikut demonstrasi.*/ ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Utara /null

PIKIRAN RAKYAT – Kasus bullying berakibat bunuh diri dialami oleh seorang siswi dengan SN di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 147 Ciracas, Jakarta Timur hingga saat ini masih menarik atensi masyarakat.

Seperti diberitakan oleh Pikiran-Rakyat.com sebelumnya bullying tersebut dilakukan oleh teman-temannya dan tidak diketahui sama sekali dari pihak keluarga korban bullying yang berinisal SN tersebut.

SN diduga melakukan aksi bunuh dirinya dengan cara melompat dari lantar 3 sekolahnya.

Baca Juga: PRAKIRAAN CUACA HARI INI: 24 Januari 2020, Potensi Hujan Ringan hingga Sedang di Wilayah Bandung dan Sekitarnya

SN memutuskan untuk melompat dari lantai 3 sekolahnya dan memberi pesan kepada teman-temannya.

Bahkan tagar #RIPNadila sempat menjadi trending topik di media sosial Twitter.

Kasus bunuh diri yang menimpa gadis yang masih berusia 14 tahun tersebut mendapatkan perhatian dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi.

Baca Juga: Kenalkan Siswa SMP Purworejo yang akan Melaju ke MotoGP Tingkat Asia, Ganjar Pranowo: Bukan Anggota Kerajaan

Pria yang akrab disapa kak Seto ini mengatakan untuk mencegah kasus serupa terulang, pihak dinas pendidikan setempat seharusnya turut memberikan peran lebih kepada sekolah seperti monitoring dan penghargaan terhadap sekolah yang ramah anak.

“Pihak Dinas Pendidikan ada monitoring.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X