Selasa, 18 Februari 2020

Heboh Dugaan Corona Wuhan Sampai Gedung BRI Diisolasi, Berawal dari Kunjungan Karyawan Huawei dari Tiongkok

- 23 Januari 2020, 17:26 WIB
HEBOH karyawan Huawei dari Tiongkok berkunjung dalam keadaan sakit, Gedung BRI diisolasi.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT –  Gedung BRI di Jakarta sampai diisolasi, menyikapi dugaan adanya seseorang terjangkit virus corona Wuhan, Kamis, 23 Januari 2020.

Kondisi heboh itu juga ditambah dengan bagi-bagi masker terhadap karyawan Huawei, yang kantornya terdapat di Gedung BRI tersebut.

Kehebohan itu berawal dari adanya karyawan Huawei dari Tiongkok yang berkunjung, dalam keadaan sakit.

Baca Juga: Kisah Bocah Obesitas Arya Permana, Berhasil Turunkan Berat Badan hingga 110 Kilogram

Pihak Huawei Indonesia kemudian mengantarkan karyawan dari Tiongkok itu untuk memeriksakan diri di rumah sakit.

"Seorang karyawan dari China yang mengunjungi kantor kami di Jakarta mengalami demam. Kami dengan tanggap telah mengantarkan karyawan tersebut segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit," ujar Manajemen Huawei Indonesia dalam keterangan tertulis, saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.

Namun, Huawei Indonesia saat ini belum dapat memastikan apakah karyawan tersebut terjangkit virus corona Wuhan atau tidak.

Baca Juga: Akan Dijadikan PSK, Remaja Depok Disekap dalam Apartemen di Kalibata Jakarta

Sementara terkait bagi-bagi masker, ditegaskan bahwa itu adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan karyawan menyusul merebaknya virus corona atau coronavirus.

"Mengenai pembagian masker di kantor kami, langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur serta bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan di lingkungan kerja kami," ujar Huawei Indonesia.

Sementara itu, sebagai pemilik gedung kantor Huawei Indonesia, yang berlokasi di Gedung BRI 2, Jalan Sudirman, Benhil, Jakarta Pusat, Bank BRI telah berkoordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X