Selasa, 18 Februari 2020

Tim Hukum DPP PDIP Sudah Minta Harun Masiku Menyerahkan Diri

- 23 Januari 2020, 16:49 WIB
SEKJEN PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) didampingi Ketua DPP Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan Yasonna Laoly (kiri) saat membentuk tim hukum untuk merespons kasus dugaan suap yang menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan politikus PDIP Harun Masiku.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengaku belum tahu di mana posisi pasti Harun Masiku.

Seperti diketahui, Harun yang menjadi tersangka dalam kasus suap Pengganti Antar Waktu belum diketahui keberadaannya.

Sebelumnya Harun disebut berada di luar negeri, namun pernyataan berbeda justru muncul belakangan dan menyebut keberadaan Wahyu di Indonesia.

Baca Juga: Berikan Bocoran, Harley Davidson Tunjukkan Motor Listrik Mereka di Masa Depan

Menurut Koordinator tim hukum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) I Wayan Sudirta yang jelas sejak awal DPP PDIP tegas meminta Harun segera menyerahkan diri dan menghadapi proses hukum yang berlangsung di KPK.

Menurut dia, tidak mungkin Harun terus bersembunyi dari tuntutan hukum.

"Sikap kami jelas (dan) tegas, dan berulang-ulang disampaikan sebaiknya Harun Masiku menyerahkan diri. Hadapilah proses hukum itu, karena tidak mungkin mengendap terus menerus, hadapi," kata Wayan di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis, 23 Januari 2020.

Baca Juga: Ingin Murnikan Sejarah Bogor dari Unsur Mitos, Bima Arya Gagas Museum Pajajaran

Wayan pun menyatakan bahwa langkah menyerahkan diri dan menghadapi proses hukum di KPK merupakan peluang untuk Harun. Pasalnya Harun bisa menyampaikan duduk permasalahannya dan melakukan pembelaan.

"Itu peluang untuk menyampaikan pembelaan secara baik," katanya.

Kendati demikian, Wayan tak mau bicara banyak saat diminta menyikapi perbedaan pendapat antara Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly dan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie terkait keberadaan tersangka KPK Harun Masiku.

Baca Juga: Kepala Desa Didorong Raih Gelar Sarjana

Dia memilih berjalan menuju ruang rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

"Cukup ya ," kata Wayan sambil berjalan meninggalkan wartawan yang menanyakan hal tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry mengatakan, pihaknya bakal menggelar rapat dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada awal bulan Februari 2020.

Baca Juga: Gimana Mau Jadi PNS Trending Topic Twitter, dari Video Viral hingga Keresahan Menghadapi Tes SKD CPNS 2019

Menurut Herman, polemik kepulangan tersangka kasus suap Penggantian Antar Waktu (PAW) Harun Masiku ke Indonesia akan menjadi pembahasan utama dalam forum itu.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X