Kamis, 20 Februari 2020

Kepala Desa Didorong Raih Gelar Sarjana

- 23 Januari 2020, 16:32 WIB
BUPATI Pangandaran Jeje Wiradinata saat melantik dan memberikan ucapan selamat kepada Asep Purnama, yang duduk di kursi roda, menjabat Kepala Desa Kertamukti di Kec Cimerak Kab Pangandaran, Senin, 20 Januari 2020. Kepala desa didorong memiliki titel sarjana.* /AGUS KUSNADI/KP

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mendorong semua kepala desa untuk memeroleh gelar sarjana.

Menurut dia, hal tersebut sebagai salah satu cara untuk meningkatan mutu sumber daya manusia di wilayah perdesaan.

“Jabatan kepala desa maksimal 3 kali dan satu periode 6 tahun. Seorang kepala desa yang baik, bisa menjabat selama 18 tahun, dan masih banyak mereka belum sarjana,” ujar Halim dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.

Baca Juga: Di Balik Bola Dunia Mirip Universal yang Viral, Warga Majalengka Sesalkan Ikon Bundaran Sering Berganti

Ia menyatakan, pihaknya ingin memberi penghargaan kepada kepala desa atas jasanya yang telah memberikan dedikasi tinggi terhadap pembangunan desa.

Penghargaan tersebut di antaanya bisa diberikan dari sektor pendidikan.

“Diharapkan ada model pemberian penghargaan terhadap kepala desa yang sudah mempunyai prestasi dalam menjabat. Sehingga memudahkan untuk mendapatkan gelar sarjana dengan cara mengkonversi pengalaman menjadi kepala desa dengan angka kredit di kampus-kampus,” ujarnya.

Baca Juga: 40 Menit Bicara Empat Mata dengan Presiden Jokowi, La Nyalla Sampaikan Temuan Masalah di Beberapa Provinsi

Halim mengaku sudah mendiskusikan rencana tersebut dengan Mendikbud Nadiem Makarim. Ia mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang ketersediaan guru PAUD di sejumlah daerah.

Sekitar 40.000 PAUD yang terbangun dan tersebar di sejumlah daerah masih memiliki masalah terkait ketersediaan guru. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X