Rabu, 26 Februari 2020

Lutfi Pembawa Bendera Akui Disetrum Polisi demi Dapat Pengakuannya yang Telah Lempar Batu Ketika Demo

- 22 Januari 2020, 17:11 WIB
LUTFI mengaku disetrum oleh pihak penyidik.* /PMJ News

PIKIRAN RAKYAT - Lutfi Alfiandi, seorang pemuda yang membawa bendera saat mengikuti aksi demo di sekitar komplek DPR atau MPR RI, Jakarta, akhir September 2019, mengaku dipukul dan disetrum saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kepolisian.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya mengatakan bahwa ia mempersilakan Lutfi untuk melapor ke Profesi dan Pengamanan (Propam) jika mendapatkan perlakuan seperti itu.

Baca Juga: Selalu Dipandang Miliki Tubuh Ideal oleh Warganet, Tara Basro: Happy

“Kalau terdakwa merasa diperlakukan seperti itu (dipukul dan disetrum), bisa laporkan ke Propam. Itu mekanismenya. Dan nanti kita lakukan pemeriksaan,” jelas Yusri, pada Rabu, 22 Januari 2020.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News, Kombes Yusri juga menegaskan bahwa pihaknya telah memeriksa secara profesional dan sesuai dengan SOP.

Baca Juga: Sering Dengar Sengketa Lahan di Desa, Jokowi Serahkan 2.500 Sertifikat Hak Atas Tanah untuk Rakyat di NTT

“Polisi dalam hal ini telah melakukan tugasnya secara profesional dan sesuai dengan penyelidikan kasus tersebut, dan juga ada fakta lapangan atau bukti yang mendukung. Jadi tidak bisa juga asal bicara,” ujar Yusri.

“Saat ini kan sidang masih berlangsung dan nanti kita tunggu hingga putusannya. Nanti ada mekanismenya,” sambungnya.

Baca Juga: Optimalkan Industri Dalam Negeri, Pertamina Percepat Pembangunan Kilang

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: PMJ News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X