Rabu, 26 Februari 2020

Tetap Jalankan Program Sertifikasi Dai, Menteri Agama: yang Enggak Mau Ya Enggak Apa-apa

- 21 Januari 2020, 17:02 WIB
MENTERI Agama Fachrul Razi meneruskan program sertifikasi dai.* /TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

PIKIRAN RAKYAT – Program sertifikasi penceramah yang berlaku di era Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dilanjutkan Kementerian Agama, era sekarang.

Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan, sertifikasi dai tetap dijalankan, namun pihaknya tidak mewajibkan semua penceramah bersertifikat.

"Kami akan mengadakan penceramah bersertifikat. Siapa yang mau, yang enggak mau, ya, enggak apa-apa," kata Fachrul, seperti dilaporkan Antara, di Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 21 Januari 2020.

Baca Juga: Tips Membuat Kunci Rahasia Anti Maling untuk Motor, Manfaatkan Teknologi Lean Angle Sensor

Menteri Agama mengatakan, meski sudah diwacanakan sejak 2017, saat ini kebijakan itu masih dalam persiapan.

Penyempurnaannya, diharapkan selesai pada akhir Januari ini.

"Sedang disempurnakan. Mungkin, ya, saya rasa mestinya akhir bulan ini jadi, bulan-bulan depan sudah mulai," kata dia.

Baca Juga: Instruksi Ridwan Kamil, Belasan Ribu Kolam Jaring Apung di Waduk Jatiluhur Akan Ditertibkan Lagi

Kementerian Agama melibatkan sejumlah pihak dalam penerbitan sertifikasi dai itu, antara lain Majelis Ulama Indonesia, dan BNPT.

Sertifikasi, terutama menekankan pengetahuan Pancasila, kata Menteri Agama. Meski begitu, seseorang tetap boleh memberikan ceramah tanpa berbekal sertifiÄ·at.

"Silahkan saja. Paling enggak, kami senang semakin banyak yang bersertifikat. Enggak membatasi," kata Menteri.

Baca Juga: Kenali Gejala Virus Corona, Wabah yang Telah Membunuh 4 Penderitanya di Tiongkok

Dalam sambutannya dalam silaturahmi lintas agama di Batam, Menteri menceritakan pengalamannya saat mengunjungi beberapa negara di Arab.

Di salah satu negara, kata Menteri, materi ceramah bahkan menggunakan teks yang sudah disiapkan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya perpecahan negara.***


Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X