Hujan Interupsi Bikin Panas Rapat Pembahasan BPJS Kesehatan di DPR RI

- 20 Januari 2020, 17:31 WIB
MAHASISWA yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Kota Kembang melakukan aksi teaterikal menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 15 Januari 2020.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PIKIRAN RAKYAT – Hujan interupsi bikin panas rapat antara Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan, Senin, 20 Januari 2020.

Musababnya adalah kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan untuk semua kelas sejak 1 Januari 2020 lalu.

Disebut bikin panas, pasalnya, Komisi IX sampai satu suara menolak serta tampak geram, hingga hendak menunda rapat.

Baca Juga: Curhat Buruh Terlilit Utang di 20 Aplikasi Pinjaman Online, Berawal dari Butuh Mendadak Hingga Gali Lubang Tutup Lubang

Pernyataan tegas salah satunya muncul dari anggota Komisi IX dari FPDIP Ribka Tjiptaning.

Ribka yang kesal meminta rapat tak perlu dilanjutkan kalau tidak ada hasilnya.

Menurutnya dia kecewa karena Kemenkes tetap bersikukuh menaikkan iuran BPJS untuk semua kelas, padahal Komisi IX sempat mengusulkan untuk membatasi kenaikan hanya untuk kelas I dan II saja.

loading...

Baca Juga: Bantah Isu Kedekatannya dengan Kriss Hatta, Zaskia Gotik: Aku Sudah Punya Seseorang

"Kalau sekarang belum ada jawaban juga ngapain ada Raker. Lebih baik kita tutup sekarang," kata Ribka dengan lantang.

Kurniasih Mufidayati dari FPKS juga tak kalah geram. Menurut dia, Komisi IX berulang kali melakukan pertemuan yang sama dengan BPJS Kesehatan, namun tak kunjung ada kesepakatan.

Kekecewaan mereka ditumpahkan, karena rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan dilakukan sepihak.

Baca Juga: Pengamen Merampas Handphone Penumpang Angkot, Gitar Jadi Barang Bukti

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X