Kamis, 2 April 2020

Wanita 28 Tahun Edarkan Ekstasi ke Panti Pijat

- 18 Januari 2020, 13:35 WIB
TERSANGKA EP (28) seorang wanita pengedar narkoba jenis ekstasi di panti pijat di Kota Jambi yang berhasil ditangkap anggota Dirresnarkoba Polda Jambi, saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik kepolisian.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi menangkap seorang wanita 28 tahun pengedar narkoba jenis ekstasi.

Pengedar ini menjajakan ekstasi kepada para pelanggan di panti pijat dan hiburan malam di Kota Jambi.

"Yang bersangkutan sudah kami amankan, beserta barang bukti tiga butir pil ekstasi yang hendak dijualnya ke salah satu tempat hiburan Panti Pijat Octopus yang berada di kawasan hotel mewah di Kota Jambi," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta, dilansir Antara, Sabtu, 18 Januari 2020.

Baca Juga: Menjelang 9 Tahun Pernikahan, Hubungan Adelia Pasha dan Pasha Ungu Semakin Mesra

Tersangka berinisial EP (28) merupakan pengedar narkoba di tempat-tempat hiburan malam itu, diringkus Tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi pada Jumat, 17 Januari 2020, di halaman parkiran Diskotik Nyx, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Pelaku adalah warga Lorong Cendana, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi itu, ditangkap bersama dengan barang bukti tiga butir narkoba jenis ekstasi.

Saat ditangkap wanita 28 tahun ini mengakui memiliki narkoba itu. Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi.

Baca Juga: 7 Manfaat Vitamin C untuk Kulit, Salah Satunya dapat Meratakan Warna Kulit

"Yang bersangkutan sudah kami amankan, beserta barang bukti tiga butir pil ekstasi, dan bakal kami gelar perkara terkait kepemilikan dan perannya dalam mengedarkan narkotika jenis ekstasi itu," kata Kombes Eka Wahyudianta.

Hasil penyelidikan awal polisi, wanita berusia 28 tahun ini diduga pengedar narkoba di tempat-tempat hiburan malam, dan dia ditangkap berdasarkan pengembangan dari kasus penangkapan seorang kasir Panti Pijat Octopus pada beberapa hari sebelumnya.

"EP ini pengembangan dari yang kami dapatkan seorang reseptionis dari panti pijat itu, dinyatakan urinenya positif narkoba. Setelah kami kembangkan, mendapatkan EP ini di parkiran karaoke," kata Eka pula.***

loading...

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X