Minggu, 5 April 2020

Gara-gara Pisau Bekas Prakarya Tugas Sekolah, Tuntutan Kasus Bunuh Begal untuk Lindungi Pacar Semakin Berat

- 17 Januari 2020, 13:19 WIB
TUNTUTAN terhadap ZA yang membunuh begal saat akan memerkosa pacar korban semakin berat lantaran ada pasal kepemilikan senjata tajam.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Kasus terbunuhnya pelaku begal oleh korbannya saat berusaha memerkosa pacar korban terus digulirkan pihak Pengadilah Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang.

Seperti dikabarkan sebelumnya oleh Pikiran-Rakyat.com, kasus ini menimpa seorang pelajar SMA berinisial ZA (17).

ZA akan dibegal saat berboncengan dengan pacarnya melewati kebun tebu di di Desa Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Minggu, 8 Septembr 2020.

Baca Juga: Model Celana Inner Skirt yang Cocok untuk Para Hijaber, dari Leging hingga Jeans

Seorang begal berinisial M (33) yang juga melintasi jalur tersebut berusaha merampas barang milik ZA bersama kawan-kawannya.

Saat beradu mulut lantaran ZA mencoba melindungi diri, M mengatakan akan menggilir pacar ZA jika ia tak menyerahkan semua barang termasuk motornya.

ZA yang marah segera menghunus pisau miliknya dan menghujamnya ke tubuh M. Kawan-kawan M kabur kemudian ZA ditangkap sesampainya di rumah.

Baca Juga: Keraton Agung Sejagat Lewat, Muncul Keraton Djipang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Gusar 

Setelahnya, ZA didakwa hukuman penjara seumur hidup oleh jaksa penuntut umum. Dakwaan tersebut dituntut dari empat pasal, dua di antaranya terkait dengan kepemilikan senjata tajam.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X