Jumat, 28 Februari 2020

Massa Pro dan Kontra Anies Baswedan Hampir Bersitegang Gara-gara Kabar Bohong

- 14 Januari 2020, 17:21 WIB
PENDUKUNG Anies Baswedan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 14 Januari 2020.* /ANTARA/Livia Kristianti

PIKIRAN RAKYAT - Massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat ingin menyambangi kegiatan kubu kontra di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha karena mendapatkan informasi tidak benar mengenai salah satu anggota mereka yang dikabarkan terluka.

Berdasarkan pantauan Antara di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020, massa yang memakai baju putih dan baju khas Betawi itu bergerak maju hingga pintu masuk parkiran Monas IRTI.

"Tolong teman-teman kembali ke Balai Kota. Tidak ada yang terluka, tidak ada yang diamankan," kata Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Susatyo Purnomo lewat pengeras suara mobil pengurai massa. 

Baca Juga: BBWS Mulai Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Kali Bekasi

Namun permintaan tersebut tidak digubris oleh para pendukung Anies yang sedang mengikuti perayaan Maulid Nabi di Masjid Fatahilah Balai Kota DKI Jakarta.

"Woi mereka lagi orasi, noh, suruh berhenti. Suruh berhenti. Itu cebong. Cebong mundur, cebong mundur, cebong mundur," kata para pendukung Anies dari Bang Japar dan Ormas lainnya.

Polisi menutup jalan dengan barikade badan pada pukul 15.56 WIB sehingga para pendukung Anies tidak dapat menghampiri massa dari kubu kontra yakni kubu Jakarta Bergerak di Patung Kuda.

Baca Juga: Kali Ini Giliran Korea Selatan yang Siap Bantu Indonesia Bangun Ibu Kota Baru

Tidak lama, salah satu tokoh Bang Japar diajak naik ke atas mobil pengeras suara memberikan pernyataan bagi anggotanya agar mundur kembali ke Balai Kota. "Kawan kawan liat gue. Bang Japar oi, Bang Japar, oi Bang Japar mundur ga! Gak ada itu isu ga bener. Woi liat ane. Bang Japar, mundur, liat gue," kata Tokoh Bang Japar.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X