Jumat, 5 Juni 2020

Modus Kos-kosan, Praktik Prostitusi Mami H dengan Tarif Rp 300.000 Terungkap

- 14 Januari 2020, 10:37 WIB
DUA pelaku, Mami H dan anaknya, yang ditangkap Polda Sumbar diduga menjalankan bisnis prostitusi modus kos-kosan, di Padang.* /ANTARA/Istimewa


PIKIRAN RAKYAT - Polisi menggerebek praktik prostitusi dengan modus kos-kosan.

Pemiliknya Mami H (54), begitu ia dipanggil, melibatkan sang anak D (30) untuk menjajakan para perempuan di 'kos-kosan' itu.

Dalam kasus ini terlibat juga korban yang masih di bawah umur. Mami H, menawarkan para perempuan muda dengan tarif Rp 300.000.

Baca Juga: Fenomena di Indramayu, Menikah Saat Panen, Bercerai Ketika Paceklik

Baca Juga: 7 Hal yang Jangan Dilakukan PNS Selama Tahapan Pilkada 2020

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat mengungkapnya, di sebuah kos-kosan, Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi di Padang, Selasa, 14 Januari 2020 mengatakan, penggerebekan dilakukan Jumat, 10 Januari 2020.

Baik Mami H dan anaknya D, berbagi peran atas aktivitas praktik prostitusi di kos-kosan itu.

Keduanya, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, mengendalikan operasional bisnis prostitusi dan menerima semua uang hasil bisnis tersebut.

Baca Juga: Kampung Radio di Cililin, Pusat Telekomunikasi Abad Ke-19 yang Gelombangnya Terdengar Hingga Eropa Barat

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X