Selasa, 31 Maret 2020

Bisa Jadi Kesepakatan Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia, Pemerintah PEA Siap Berinvestasi

- 14 Januari 2020, 07:05 WIB
Jokowi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed. /Instagram @jokowi

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) menyiapkan dana 22,8 miliar dollar AS atau Rp 314 triliun untuk berinvestasi di Indonesia. Investasi tersebut akan dilakukan melalui skema Sovereign Wealth Fund.

Kesediaan Pemerintah PEA menyiapkan dana investasi itu disampaikan Putra Mahkota PEA, Pangeran Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Qasr Al Watan, Abu Dhabi, UEA, Minggu 12 Januari 2020 petang waktu setempat.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perjanjian tersebut bisa merupakan deal terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Luhut sendiri mendampingi Jokowi ke Abu Dhabi.

Baca Juga: Buntut Panjang Laporan Rizky Febian, Polisi Ungkap Kemungkinan Racun di Tubuh Lina Jubaedah

“MBZ berulang kali mengatakan bahwa Indonesia adalah sahabat kami yang sangat dekat. Dan berulang kali beliau mengingatkan bahwa Indonesia penduduk Islam terbanyak. Jadi, mereka ingin berkontribusi bagi negara Indonesia,” kata Luhut sebagaimana dilansir dari Sekretariat Kabinet, Senin 13 Januari 2020.

Dengan dana investasi itu, Luhut mengatakan, UEA akan masuk berinvestasi dalam pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. Selain itu, EA juga ingin masuk berinvestasi dalam pembangunan di Aceh.

“Mereka sangat masuk ingin masuk ke properti (di Aceh). Nah, perintah presiden, minggu depan kami akan bicara untuk ini bersama Gubernur Aceh dan tokoh-tokoh di sana,” katanya.

Baca Juga: Tak Sekadar Normalisasi, Tanggul-tanggul Rusak Bantaran Kali Bekasi Butuh Perbaikan

Luuhut menuturkan, rencana tersebut dulunya sempat disentuh oleh adik Putra Mahkota PEA, yaitu Sheikh Hamid. Alasannya, jarak terbang dari Abu Dhabi ke Aceh sekitar 5 jam.

“Jadi, saya pikir ini satu langkah yang hebat dan Februari tanggal 11 nanti akan berkumpul lagi MBS, MBZ. Akan bicara lagi mengenai investasi ke Indonesia melalui sovereign well fund,” ujar Luhut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyatakan adanya kemajuan yang signifikan dalam hubungan kerjasama antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA). Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi ketika mengadakan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA Mohamed bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, PEA, pada Minggu sore 12 Januari 2020.

Baca Juga: 4 Tips Membuat Video Vlog Lebih Keren

“PEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” ucap Jokowi.

Sementara itu, Putra Mahkota mengatakan bahwa hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan.

“Kita dapat memulai era baru hubungan kedua negara yang lebih erat,” kata Putra Mahkota Mohamed bin Zayed.

loading...

Baca Juga: Xavi Akhirnya Tolak Tawaran Latih Barcelona pada Januari 2020

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed juga menyaksikan pertukaran 16 perjanjian kerja sama antara delegasi Indonesia dan PEA.

Adapun perjanjian kerja sama tersebut terdiri atas 5 perjanjian antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

Selain itu, terdapat pula 11 perjanjian bisnis antara lain di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$ 22.89 miliar atau sekitar 314,9 triliun rupiah.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X