Senin, 24 Februari 2020

BNPB Minta Warga Antisipasi Dampak Siklon Tropis Claudia Dua Hari ke Depan

- 13 Januari 2020, 18:20 WIB
PETUGAS Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau monitor citra satelit cuaca di gedung BMKG, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada periode 9 hingga 12 Januari 2020.* /Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Merujuk pada peringatan dini cuaca BMKG, BNPB mengimbau warga untuk mengantisipasi dampak merugikan siklon tropis Claudia. BMKG merilis potensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang dan kilat hingga dua hari ke depan atau 15 Januari 2020.

Terkait dengan peringatan dini cuaca terkait siklon tropis Claudia, BMKG telah mengidentifikasi beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat maupun disertai angin kencang dan petir pada 13-15 Januari 2020.

"Meskipun prediksi BMKG 24 jam ke depan yang menunjukkan arah gerak menjauhi wilayah Indonesia, BPBD dan semua pihak perlu mewaspadai potensi bahaya dampak dari siklon tropis yang terpantau dapat berkecepatan lebih dari 100 km/jam ini," kata Agus Wibowo Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB dalam rilisnya, Senin 13 Januari 2020.

Baca Juga: Dipanggil Timnas, Beckham Putra Urung Dibawa Persib Bandung ke Malaysia 

Dikatakan Agus, BMKG memantau pertumbuhan siklon tropis di perairan barat Darwin, Australia. Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina hingga dapat berdampak ke wilayah nusantara. BMKG juga menyebutkan konvergensi memanjang dari Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung hingga Laut Jawa bagian barat.

"Sementara itu, belokan angin terdapat di Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selat Karimata dan Kalimantan Utara," kata dia. 

BMKG merilis potensi dampak cuaca di Indonesia, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Selatan, Bali, NTB dan NTT. Kemudian angin kencang dengan kecepatan lebih dari 37 km/jam di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, serta gelombang laut dengan ketinggian 2,5 - 4 meter di perairan selatan Bali hingga selatan NTB, perairan selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia selatan Jawa TimurTimur hingga selatan NTB, perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote.***

 


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X