Senin, 30 Maret 2020

Jokowi Ingin Dubes Fokus pada Diplomasi Ekonomi: Jangan Senang Gas dan Minyak Diimpor Terus

- 10 Januari 2020, 09:44 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong para duta besar agar turut berperan sebagai duta ekspor bagi negara dalam rapat kerja pada Kamis, 9 Januari 2020.* /SETNEG

"Saya ingin 70-80 persen apa yang kita miliki itu fokusnya di situ, di diplomasi ekonomi karena itulah yang sekarang ini sedang diperlukan oleh negara kita. Oleh sebab itu, penting sekali para duta besar ini sebagai duta investasi," ucapnya.

Tidak hanya keyakinannya mengenai kepentingan nasional, Jokowi juga menyebut kepada para duta besar yang harus mampu mengindentifikasi jenis investasi.

Baca Juga: Indonesia Kekurangan 1,5 Juta Guru, Dewan Khawatirkan Sekolah Swasta

Lebih jelasnya, seperti investasi di bidang apa yang diperlukan dan diprioritaskan oleh Indonesia. Menurut Presiden, bidang yang menjadi prioritas tersebut antara lain adalah produk substitusi impor.

"Kita tahu yang namanya petrochemical itu masih impor, 85 persen masih impor," jelasnya.

"Sehingga kalau kita ingin mendatangkan investasi, cari produk-produk yang berkaitan dengan barang-barang substitusi impor kita. Petrokimia berkaitan dengan methanol misalnya," imbuhnya.

loading...

Baca Juga: Manfaat Jamur bagi Kecantikan, akan Muncul Jamur Salju yang Hits di 2020

Lalu, ia mengatakan bahwa di bidang selanjutnya yang harus diprioritaskan adalah energi.

Hal ini mengingat Indonesia masih mengimpor energi, baik minyak maupun gas dalam jumlah yang cukup besar.

Secara spesifik, Jokowi meminta para duta besar mencari investor yang memiliki kemampuan dalam mengelola material yang banyak dimiliki Indonesia, seperti batu bara.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Setneg

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X