Jokowi Ingin Dubes Fokus pada Diplomasi Ekonomi: Jangan Senang Gas dan Minyak Diimpor Terus

- 10 Januari 2020, 09:44 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong para duta besar agar turut berperan sebagai duta ekspor bagi negara dalam rapat kerja pada Kamis, 9 Januari 2020.* /SETNEG

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya terkait duta besar (dubes) untuk fokus mengurus diplomasi ekonomi Indonesia.

Hal itu disampaikannya ketika ia membuka Rapat Kerja (Raker) Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 9 Januari 2020.

Rapat kerja tersebut juga dihadiri oleh 131 Kepala Perwakilan dan Eselon I Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Sengaja Tabrak Pengendara Motor hingga Meninggal, Urusan Sepele Bikin Zaini Terancam 15 Tahun Penjara

Di awal sambutannya, Jokowi kembali menggaungkan optimisme di tengah situasi politik dunia yang tidak penuh ketidakstabilan.

Apalagi dengan ditambah adanya konflik-konflik yang terjadi di beberapa negara. Namun, Jokowi tetap meyakini bahwa Indonesia dapat berdiri tegak demi mencapai tujuan negara.

"Tetapi kita harus yakin bahwa di tengah situasi yang penuh tantangan tersebut, negara kita Indonesia mampu berlayar tetap berdiri tegak dalam rangka terus memperjuangkan kepentingan nasional kita," ucap Jokowi.

Baca Juga: Pemerintah akan Tingkatkan Akses Sanitasi dan Air Minum guna Lahirkan SDM Unggul

Konstitusi mengamanatkan para duta besar Indonesia sebagai duta perdamaian. Meski demikian, Kepala Negara menghendaki agar para perwakilan RI di luar negeri tersebut juga mengupayakan diplomasi ekonomi.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Setneg


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X