Kamis, 20 Februari 2020

Jokowi Akui Senang jika Indonesia Mampu Tingkatkan Ekspor ke Pasar Afrika

- 10 Januari 2020, 09:20 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong para duta besar agar turut berperan sebagai duta ekspor bagi negara dalam rapat kerja pada Kamis, 9 Januari 2020.* /SETNEG

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo akui bahwa dirinya akan senang jika peningkatan ekspor Indonesia mampu memasuki pasar nontradisional seperti negara Afrika.

Ia menyampaikan hal tersebut ketika membuka Rapat Kerja Perwakilan Republik Indonesia dengan Menteri Luar Negeri di Istana Negara, pada Kamis, 9 Januari 2020.

Hal itu dikatakannya setelah Presiden menyadari bahwa persoalan defisit neraca perdagangan telah dialami oleh Indonesia selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Manfaat Jamur bagi Kecantikan, akan Muncul Jamur Salju yang Hits di 2020

Menurutnya, salah satu penyebab defisit neraca perdagangan yang tak kunjung selesai adalah karena selama bertahun-tahun Indonesia selalu fokus pada pasar-pasar tradisional dan negara-negara besar saja seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, atau Tiongkok.

Padahal, potensi pasar-pasar lain di dunia masih sangat besar untuk digarap.

"Padahal sekarang justru negara-negara yang sedang berkembang, yang pertumbuhan ekonominya di atas 5 persen itu banyak sekali. Memang tidak besar, kecil-kecil, tapi kalau dikumpulkan juga akan menjadi sebuah jumlah yang sangat besar," kata Presiden.

Baca Juga: Dikritik Media London, Pangeran Harry dan Meghan Markle Tetap Dipuji Rakyatnya

Potensi pasar nontradisional tersebut misalnya di negara-negara Afrika, di mana banyak negara yang ekonominya tumbuh di atas 5 persen.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Setneg

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X