Minggu, 29 Maret 2020

Kisruh Kapal Tiongkok di Perairan Natuna, Luhut Binsar Pandjaitan Dikomentari Wakil Ketua MPR RI

- 5 Januari 2020, 11:21 WIB
LUHUT Binsar Pandjaitan dikomentari Wakil Ketua MPR RI via Twitter lantaran perlindungannya terhadap RRT dalam kasus perairan Natuna /null

PIKIRAN RAKYAT - Kisruh perairan Natuna belum berakhir. Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) maupun Pemerintah Republik Indonesia (RI) masih terus berkonflik.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh Pikiran-Rakyat.com, setelah sejumlah kapal Tiongkok memasuki wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna Utara, Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Pertahanan RI ikut bertindak.

Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI mengirim nota protes dan memanggil Duta Besar RRT untuk Indonesia, Xiao Qian terkait penerobosan batas ZEE.

Baca Juga: Perbedaan Milkshake dan Smoothies, 2 Minuman Populer yang Sering Dianggap Sama

Namun, dengan tegasnya Menteri Luar Negeri RRT, Geng Shuang menolak semua klaim atas batas ZEE Indonesia di perairan Natuna.

loading...

Padahal, klaim RRT atas Laut Tiongkok Selatan dalam sembilan garis batas (Nine Dash Line) telah ditolak Mahkamah Arbitrase Internasional. Sayangnya, mereka tetap ngotot ingin menguasai wilayah di dalam sembilan garis tersebut.

"RRT akan melawan semua negara, organisasi, ataupun individu yang menggunakan arbitrase tak sah tersebut sebagai landasan untuk menentang kepentingan Tiongkok," pungkas Geng dalam Konferensi Pers Rutin pada 2 Januari 2020.

Baca Juga: Kondisi Semakin Memanas, Amerika Serikat Kirim 3.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI ikut bersuara. Kementeriannya akan mengambil 'jalan damai' lantaran Tiongkok dianggapnya sebagai 'negara sahabat'.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X