Klarifikasi PT KAI Terkait Video Viral Petugas Kereta Api Usir Paksa Anak Berpenampilan Punk

- 26 Desember 2019, 15:07 WIB
Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka.*
Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka.* /ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

PIKIRAN RAKYAT - Viralnya video polisi khusus Kereta Api (Polsuska) yang mengusir penumpang yang berpenampilan punk.

Dalam video tersebut tampak polsuska menarik paksa penumpang tersebut dan memaksanya agar turun.

Namun penumpang tersebut enggan untuk turun dan bertahan di kursi penumpang.

Baca Juga: Stasiun Bandung Padat Selama Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Siapkan Kereta Tambahan

Rekan penumpang tersebut membela sehingga terjadi perdebatan hingga stasiun selanjutnya.

Rombongan penumpang yang berpakaian punk pun turun karena tidak terima temannya diusir oleh polsuka.

Mereka berencana akan mengajukan visum atas apa yang mereka dapat dari perlakuan polsuka tersebut.

Baca Juga: Pemilik Lamborghini yang Todongkan Pistol ke Siswa Ternyata Koleksi Hewan Liar Diawetkan

Video tersebut diunggah oleh akun youtube CS Populer pada Selasa 24 Desember 2019.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X