Kamis, 9 April 2020

Indonesia Jadi Negara Maju di 2045, Menristek Paparkan Syaratnya

- 21 Desember 2019, 13:00 WIB
MENTERI Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Riset Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan, agar Indonesia dapat menjadi negara maju pada 2045, Indonesia perlu bertumpu pada sektor industri atau menjadi negara industri. 

Ia menilai dibutuhkan peranan besar industri manufaktur untuk mencapai target Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada 2045. Industri manufaktur dapat berperan dengan rutin menciptakan inovasi produk baru melalui penelitian dan pengembangan atau research and development. 

Bambang mengatakan, Indonesia dapat menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2039 apabila sektor industri manufaktur terus berinovasi.

“Indonesia harus terlebih dulu menjadi negara industri agar dapat berubah lebih baik dari negara berkembang menjadi maju di dunia. Idealnya sektor industri manufaktur tidak hanya memproduksi barang, namun juga menciptakan nilai tambah melalui penelitian dan pengembangan, menciptakan inovasi produk baru,” kata Bambang di Jakarta, Jumat 20 Desember 2019.

Baca Juga: Menristek Ingatkan Dosen, Jangan Sampai Masuk Penjara karena Inovasi

Ia mengaku telah menyiapkan strategi Indonesia masuk menjadi salah satu negara maju di tahun 2045, di antaranya dengan memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045 dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada setiap tahunnya.

“Kami banyak melakukan simulasi dalam memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045. Dan kalau diperhatikan pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata setiap tahunnya sebesar 5 persen. Kalau ini bisa konsisten, Indonesia bisa naik kelas dari negara berpendapatan menengah-bawah menjadi negara berpendapatan tinggi di tahun 2038 atau 2039,” ujarnya.

Ia mengatakan, sekarang merupakan momentum terbaik untuk menyiapkan Indonesia jadi negara maju di tahun 2045. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan kesempatan untuk pengembangan SDM Unggul dan berdaya saing.

“Saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk muda sebanyak 90 juta orang,” katanya.***

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X