Rabu, 26 Februari 2020

Ibu Kota Baru Akan Dikelola Manajer Kota

- 16 Desember 2019, 17:30 WIB
FOTO aerial kawasan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Sepaku dan Samboja, Kutai Kartanegara akan menjadi lokasi ibu kota negara baru Indonesia.*/ANTARA /null

JAKARTA, (PR).- Kawasan ibu kota baru di Kalimantan Timur nanti rencananya tidak akan dikelola oleh kepala daerah, melainkan oleh manager kota atau city manager.

Dari luas total kawasan ibu kota sebanyak 256 hektare, sebanyak 56 hektare di antaranya akan dikelola oleh Manager Kota.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan hal tersebut seusai rapat terbatas mengenai pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Senin, 16 Desember 2019.

Baca Juga: Bus yang Bisa Melaju di Air Kemungkinan Hadir di Ibu Kota Baru Indonesia

Dalam ratas itu juga dibahas mengenai pembentukan Badan Otorita Pembangunan Ibu Kota Baru.

Suharso menuturkan, dalam ratas dibicarakan mengenai bentuk pemerintahan ibu kota baru nanti adalah provinsi.

Namun demikian, dari total luas ibu kota 256 hektare itu, akan ada 56 hektare di antaranya merupakan kawasan khusus yang tidak masuk dalam otonomi pemerintahan.

Kawasan seluas 56 hektare itu akan diurus oleh yang namanya Manager Kota.

Pengelolaan kawasan oleh Manager Kota lebih didasari oleh karakter kawasan yang terbatas.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X