Rabu, 26 Februari 2020

Sigi Dilanda Banjir Bandang, Gubernur Sulteng Ingatkan Warga Soal Adat Pelestarian Hutan

- 15 Desember 2019, 07:04 WIB
KONDISI rumah di Dusun Pangana, Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah setelah diterjang banjir bandang pada Kamis, 12 Desember 2019 lalu. /MOHAMMAD HAMZAH/ANTARA FOTO

Ungkapan tersebut dikemukakan saat Longki sedang menyambangi korban banjoir bersama Kepala BNPB Doni Monardo.

"Ini kejadian yang berulang. Jadi tolong bapak-bapak di Bolapapu camkan betul kata-kata saya ini, ini kejadian yang berulang. Artinya, ke depan kejadian ini mungkin terjadi lagi, apakah kita mau menerima lagi kejadian itu atau kita harus hindari," kata Longki kembali mengingatkan.

Baca Juga: Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Dunia, Camat Muaragembong Berharap Pemerintah Serius Tangani Menyusutnya Populasi Lutung Jawa

Ia benar-benar ingin masyarakat tak lagi mengacuhkan ancaman bencana yang ada di sekitar mereka, apalagi sudah diingatkan lewat berbagai cara oleh Bupati bahkan Gubernur mereka.

Namun, bencana yang ditakutkan justru kembali terjadi.

"Mungkin Bupati ngomong, surat, sudah berkali-kali. Saya Gubernur juga sudah memperingati berkali-kali, tetapi tetap tidak didengar. Maka inilah kejadiannya," sebut Longki.

Baca Juga: Dewan Pengawas Tak Akan Ubah Nasib KPK yang Sudah Mati Suri

Gubernur Sulawesi tengah tersebut memohon kepada seluruh elemen masyarakat untuk menaati perintah, himbauan, dan peringatan dari pemerintah demi kemaslahatan bersama.

Selain itu, adat di Kulawi pun harus benar-benar ditaati. Adat yang dimaksud ialah untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hutan di Kulawi.

"Tolonglah, adat diberlakukan untuk itu," kata Gubernur.***

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X