Disaksikan Istrinya, Mustadi Tewas Diterkam Harimau di Kebun Kopi

- 13 Desember 2019, 15:31 WIB
ILUSTRASI harimau.* /Pixabay

PALEMBANG, (PR).- Seorang petani kopi asal Kabupaten Lahat tewas diterkam harimau di kawasan hutan lindung di perbatasan Lahat dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Nahasnya serangan tersebut disaksikan langsung istrinya sendiri.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Lahat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Martialis Puspito mengatakan bahwa korban bernama Mustadi (52) warga Desa Pajar Bulan Kecamatan Semendo Darat, Kabupaten Muara Enim.

"Informasi yang kami dapat, serangan terjadi pada Kamis malam (12 Desember 2019) tadi, lokasinya masih berada di dalam hutan lindung," ujar Martialis dihubungi Antara dari Palembang, Jumat, 13 Desember 2019.

Baca Juga: Setelah Ular Kobra, Kini Giliran Monyet Liar yang Resahkan Warga Jakarta

Korban berada di kebun kopi bersama istri dan satu saksi lainnya. Serangan terjadi ketika saksi selesai menggiling kopi dan membongkar mesin kopi. Sedangkan korban mengambil pukat burung.

Saksi melihat kemunculan harimau di dekat korban sehingga langsung berteriak. Namun harimau keburu menerkam korban dan membuat saksi tersebut bersama istri korban naik menyelamatkan diri ke pondok.

Saksi kemudian mendekati lagi korban yang sudah diserang saat harimau itu menjauh. Tetapi ia terpaksa naik lagi ke pondok karena harimau tersebut kembali mendekati korban. Terdapat bekas luka serangan di bagian dada dan leher korban.

"Istrinya tertahan di dalam pondok sampai malam, tadi bisa dievakuasi, jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga," tambah Martialis.

Tim BKSDA sedang menuju lokasi untuk memeriksa gejala serangan harimau, lokasi kejadian dimungkinkan masih termasuk wilayah jelajah harimau.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X