Kamis, 20 Februari 2020

Jokowi Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Proyek yang Rumit, Ini Masalahnya

- 12 Desember 2019, 16:01 WIB
SUASANA jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 4 Desember 2019. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan akan mengoperasikan secara fungsional jalan tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada pertengahan Desember 2019 saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.*/ANTARA /

PIKIRAN RAKYAT - Tol Layang Jakarta-Cikampek (Tol Layang Japek) diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis 12 Desember 2019.

Jokowi menilai tol tersebut sebagai sebuah proyek yang rumit karena dipengaruhi juga oleh lambatnya pengambilan keputusan politik.

Seusai meresmikan tol, ia mengatakan, proyek Tol Layang Japek rumit karena ada dua proyek lainnya yang juga dikerjakan secara sekaligus di sampingnya, yakni Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Kereta Light Rapid Transit.

Baca Juga: Pembangunan Gedung RSUD Kota Bogor Meleset

Sementara itu, proyek juga dikerjakan di tengah-tengah arus lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek yang padat.

Alhasil, pengerjaannya menjadi lambat karena harus dilakukan penyesuaian. Ia mencontohkan pemasangan gilder yang hanya berdurasi 3 sampai 4 jam per hari dan harus dilakukan pada malam hari.

Hal itu dilakukan untuk menghindari arus lalu lintas yang sedang padat-padatnya pada siang hari. Menurutnya, ada 200 ribu kendaraan yang lalu lalang di tol tersebut.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Murka di Liga Champions, Ulah Penyusup Jadi Penyebab

“Sekali lagi, bayangkan rumitnya kalau kita terlambat membangun infrastruktur. Sehingga memang semuanya, jangan sampai keputusan politik itu terlambat dalam memutuskan hal-hal yang penting, terutama dalam daya saing,” katanya.

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi pengerjaan proyek Tol Layang Japek tersebut. Ia mengaku, telah mengetahui proses pengerjaan proyek tersebut yang rumit.

Ia kemudian menyatakan harapannya bila kemacetan yang biasa terjadi di tol Jakarta-Cikampek itu bisa terurai sampai 30 persen.

Baca Juga: Kunci Sukses Greysia Polii Puasa Medali Emas SEA Games Selama 14 Tahun

Ia mengatakan, seringkali mendapatkan keluhan mengenai kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek. Kemacetan dikatakannya bisa sampai berjam-jam.

“Kita harapkan dengan dibukanya jalan ini, betul-betul kemacetan yang sudah 4 tahun ini kita rasakan, sejak 2016, betul-betul bisa terkurangi dengan baik. Kalau dari hitungan, bisa kurangi kemacetan sampai 30 persen,” ujarnya.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X