Senin, 20 Januari 2020

Jokowi: Kartu Prakerja Bukan Untuk Menggaji Pengangguran!

- 11 Desember 2019, 15:19 WIB
PRESIDEN Jokowi.* /ANTARA

Pikiran Rakyat - Semakin banyak simpang siur yang terdengar mengenai kartu prakerja, Jokowi menegaskan bahwa program prakerja bukan program menggaji pengangguran.

Serangkaian program kartu prakerja pun sudah dijelaskan pada 13 November 2019 di website resmi Kemenkeu.

Dalam keterangannya, Kemenku menjelaskan bahwa sifat kartu ini adalah multi to multi, many to many.

Baca Juga: Pelatih Arsenal: Jangan Larut dalam Euforia

“Dengan sistem online ini, sebetulnya kita juga mencoba menyusun berbasis kepada kuota, sehingga bagi yang mendaftar di kota besar maupun kota kecil kesempatan untuk ikutnya sama. Pemerintah sendiri menyiapkan dana pelatihan yang sifatnya terbuka. Jadi, ada pelatihan yang seminggu misalnya untuk barista kopi mungkin ongkosnya jauh lebih murah daripada pelatihan coding yang butuh waktu 3-6 bulan,” ucap Airlangga pada 12 November 2019 silam.

Baca Juga: Persib Dituntut Finis di 5 Besar, Umuh Muchtar: Kayaknya Agak Berat

Tidak hanya sampai sana, Jokowi pun kembali membahas mengenai kartu pra kerja. Kemarin 10 Desember 2019 sore, Jokowi menegaskan bahwa kartu pra kerja bukan ditujukan untuk menggaji pengangguran.

"Siapa bilang Kartu Prakerja program menggaji pengangguran? Itu keliru," ujar Jokowi dikutip dari akun twitter resminya.

Baca Juga: Dibanderol 3 Jutaan, Begini Penampakan smartphone Redmi K30 dan K30 5G

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Kominfo, Twitter Jokowi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X