Senin, 27 Januari 2020

Suchandra: 37 Tahun Jadi Kontraktor, Tol Layang Jakarta-Cikampek Ini Paling Sulit

- 11 Desember 2019, 14:35 WIB
FOTO udara pembangunan proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di Tambun, Bekasi, Jumat 8 November 2019.* /ANTARA

JAKARTA, (PR).- Tol Layang Jakarta-Cikampek telah siap diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 12 Desember 2019. Tol tersebut bisa mulai digunakan untuk publik terhitung Minggu, 15 Desember 2019.

Pimpinan Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek, Suchandra Hutabarat berbagi kisah tentang proses pembangunan proyek ini. Dia mengatakan bahwa total waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek ini sekitar 34 bulan. Pembangunan jalan tol Jakarta Cikampek memiliki tantangan sangat tinggi. 

"Saya 37 tahun di kontraktor, (proyek) ini yang paling sulit (pengerjaannya). Traffic sangat ramai ditambah di sini ada pengerjaan empat proyek sekaligus," ujar dia. 

Baca Juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Diresmikan Presiden Jokowi Besok, Dibuka untuk Umum Hari Minggu

Dari empat proyek yang berlangsung bersamaan tersebut beberapa di antaranya adalah proyek LRT dan Kerera Cepat Jakarta-Bandung.  Hal itu menyebabkan pengerjaan proyek-proyek tersebut perlu melakukan koordinasi satu sama lain.  Setiap pekan, mereka melakukan rapat yang dipimpin oleh Kementerian PUPR. 

"Jadi siapa yang hari ini melakukan pengangkatan,  siapa yang di bawah itu harus berkoordinasi, "kata dia. 

Arus lalu lintas yang ramai juga menyebabkan pengerjaan proyek dibatasi hanya pukul 22 malam sampai 5 pagi. "Sabtu, minggu dan hari raya pun pengerjaan harus libur.  Namun tingkat kecelakaan kerja nol," kata dia.***


Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X