Sabtu, 22 Februari 2020

Kendaraan Bertonase Besar Tidak Boleh Melintas Tol Layang Jakarta-Cikampek

- 11 Desember 2019, 10:20 WIB
MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau kondisi Tol Layang Jakarta-Cikampek, Selasa, 10 Desember 2019 malam.* /

"Kendaraan golongan I pribadi diharapkan dapat beralih ke atas sehingga mengurangi kepada di bawah," ujarnya.

Djoko menyatakan, jalan tol layang tersebut dilengkapi dengan 8 akses jalur darurat yang terhubung dengan setiap simpang susun (interchange) di jalur eksisting. Tujuannya agar ketika ada kondisi darurat bisa segera dilakukan evakuasi melalui interchange yang dilengkapi tangga ke darurat.

"Delapan titik tersebut ada di KM 13, 17, 21, 24, 28, 31, 36 dan 38," ucapnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Jakarta – Cikampek, Tiga Tewas

Jalan Tol Layang Japek berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I dan II menggunakan Tol Layang Japek.


Jalan tol ini memilki 9 Zona Konstruksi yakni, Zona I Cikunir – Bekasi Barat sepanjang 2,94 km, Zona II Bekasi Barat – Bekasi Timur sepanjang 3,42 km, Zona III Bekasi Timur – Tambun sepanjang 4,40 km dan Zona IV Tambun – Cibitung sepanjang 3,30 km.

Kemudian Zona V Cibitung – Cikarang Utama sepanjang 4,66 km, Zona VI Cikarang Utama – Cikarang Barat sepanjang 1,96 km, Zona VII Cikarang Barat – Cibatu sepanjang 3,11 km, Zona VIII Cibatu – Cikarang Timur sepanjang 3,00 km, dan Zona IX Cikarang Timur – Karawang Barat sepanjang 9,58 km.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X