Sabtu, 25 Januari 2020

Kendaraan Bertonase Besar Tidak Boleh Melintas Tol Layang Jakarta-Cikampek

- 11 Desember 2019, 10:20 WIB
MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau kondisi Tol Layang Jakarta-Cikampek, Selasa, 10 Desember 2019 malam.* /

CIKARANG, (PR).- Tol Layang Jakarta-Cikampek direncanakan bakal beroperasi pada akhir pekan depan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono mengatakan, kendaraan bertonase besar tidak bisa masuk ke Tol Layang Japek.

Meski dari aspek struktur Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek mampu untuk menahan kendaraan bertonase besar, namun akan dilakukan pembatasan. Kendaraan yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I dan II.

Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

Baca Juga: Tol Layang Cikampek Beroperasi Sebelum 20 Desember 2019, Masih Gratis Sampai Tahun Baru 2020

"Untuk itu akan dipasang portal batas ketinggian sehingga kendaraan bertonase besar tidak bisa masuk, dan akan dilengkapi 113 kamera yang dipasang oleh PT Jasa Marga untuk keamanan," kata Basuki, usai meninjau kesiapan Jalan Tol Layang Japek, Selasa, 10 Desember 2019 malam.

Menurut Basuki, Jalan Tol Layang Japek dibangun dengan banyak tantangan karena merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia.

"Lalu lintas padat 200.000 per hari, sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi. Waktu pengerjaannya hanya dari jam 10 malam-5 pagi. Sabtu-Minggu, hari raya libur. Ditambah lagi ada dua proyek lain secara bersamaan yakni kereta cepat dan LRT, sehingga membutuhkan banyak koordinasi hampir setiap minggu rapat," ucapnya.

Baca Juga: Tol Layang Cikampek Beroperasi Sebelum 20 Desember 2019, Masih Gratis Sampai Tahun Baru 2020

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek Djoko Dwijono berharap dengan dibukanya jalan tol layang tersebut dapat mengurangi kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga sekitar 30 persen.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X