85 Titik Amblesan dan 10 Titik Pencurian di Jawa dan Sumatera Jadi Perhatian PT KAI

- 11 Desember 2019, 08:48 WIB
DIREKTUR Utama PT KAI, Edi Sukmoro.* /EVIYANTI/PR

PURWOKERTO, (PR).- PT Kereta Api Indonesia mewaspadai adanya peningkatan curah hujan menjelang pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 19 Desember - 5 Januari tahun. Titik rawan bencana longsor, banjir, pencurian, dan ambles menjadi perhatian ekstra.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengerahkan petugas khusus untuk menjaga titik-titik rawan bencana. Curah hujan pada Desember yang perlu diwaspadai terhadap kemungkinan adanya bencana.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh PT KAI, terdapat 351 titik rawan di seluruh Jawa dan Sumatera yang perlu mendapatkan perhatian ekstra yaitu. 99 titik rawan banjir, 157 titik rawan longsor, 85 titik amblesan, dan 10 titik pencurian.

Baca Juga: Tunjang Konektivitas, Stasiun Kereta Api Bakal Dibangun di Dekat Stadion GBLA

Edi mengatakan, pihaknya akan menyiagakan 477 petugas pemeriksa jalur ekstra, 908 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, 355 petugas posko daerah rawan ekstra, serta 11.191 personel keamanan yang bekerja sama dengan TNI-Polri.

Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di 192 titik. Hal tersebut bertujuan jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan.

''Kami menyiapkan 477 petugas pemeriksa jalur ekstra, 908 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, 355 petugas posko daerah rawan ekstra, serta 11.191 personel keamanan yang bekerja sama dengan TNI-Polri. Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di 192 titik. Hal tersebut bertujuan jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,'' kata Edi, saat inspeksi di Stasiun Besar Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa 10 Desember 2019.

Baca Juga: Jelang Liburan Natal dan Tahun Baru 2019/2020, PT KAI: Ada 351 Titik Rawan di Jawa dan Sumatra

KAI menetapkan masa Angkutan Nataru 2019/2020 selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020. Pada periode itu, KAI memprediksi akan ada kenaikan volume penumpang kereta api menjadi 5,9 juta penumpang atau naik 4% dibanding tahun 2018 yaitu sebanyak 5,6 juta penumpang.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X