Selasa, 25 Februari 2020

Bukan untuk Menggaji Pengangguran, Presiden Jokowi Jelaskan Dua Tujuan Kartu Prakerja

- 10 Desember 2019, 14:57 WIB
PRESIDEN Jokowi.* /ANTARA

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo menegaskan program Kartu Prakerja bukan untuk menggaji pengangguran, namun sebagai bantuan kepada para pencari kerja maupun pekerja aktif dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang butuh peningkatan kompetensi.

"Terkait implementasi Kartu Prakerja, saya ingin menegaskan lagi program ini bukan menggaji pengangguran, sekali lagi bukan menggaji pengangguran. Ini penting saya sampaikan, karena seolah-olah pemerintah akan menggaji. Tidak, itu keliru," kata Joko Widodo di Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas (Ratas) dengan topik "Akselerasi, Implementasi Program Siap Kerja dan Perlindungan Sosial". Ratas itu juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan para menteri kabinet Indonesia Maju.

"Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan atau vokasi untuk para pencari kerja yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang pendidikan formal atau untuk pekerja aktif dan korban PHK yang membutuhkan peningkatan kompetensi," tambah Presiden.

Baca Juga: Ditanya Susunan Dewan Pengawas KPK, Presiden Jokowi: Sudah, tapi Belum

Presiden pun menyampaikan ada dua tujuan Kartu Prakerja. "Pertama mempersiapkan angkatan kerja dan terserap atau menjadi 'entrepreneur' dan kedua meningkatkan keterampilan para pekerja dan korban PHK untuk 'reskilling' dan 'upskilling' agar semakin produktif dan meningkatkan daya saing," ungkap presiden.

Presiden pun meminta para menterinya untuk mempresentasikan mengenai persiapan detail implementasi mengenai "project management office". "Siapa yang akan melakukan program ini. Kemudian kesiapan 'platofrm' digital dan alur bisnis proses seperti apa. Ketiga, skema pencairan dana untuk pembayarannya," kata presiden.

Diketahui dalam APBN 2020, Presiden Jokowi mengusulkan anggaran untuk Kartu Prakerja berkisar Rp7,81 triliun.

Baca Juga: Wishnutama Usai Perankan Anak SMA di Hadapan Presiden Jokowi: Santuy Aja

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X