Selasa, 28 Januari 2020

Polri Klaim Tidak Akan Lama Lagi Ungkap Kasus Penyerangan Novel Baswedan

- 9 Desember 2019, 19:59 WIB
Novel Baswedan yang menjadi korban penyiraman air keras. /

JAKARTA (PR)- Kapolri Jendral Polisi Idham Azis menemui Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras kepada Penyidik KPK Novel Baswedan, Senin 9 Desember 2019.

Masih belum ada kepastian mengenai pengungkapan pelaku penyiraman air keras.

Kapolri juga tidak menemui wartawan yang menunggunya di luar pintu utama Istana Kepresidenan. Isi pertemuan itu malah disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal.

Baca Juga: Garuda Indonesia Terancam Denda Maksimal RP 100 Juta

Menurut Iqbal, tidak beberapa lama lagi kasus tersebut akan diungkap. Kepolisian dikatakannya telah memiliki bukti yang kuat. Namun ia menolak menyebutkan bukti kuat tersebut karena dianggap bisa mengganggu proses penyelidikan.

Ia juga menambahkan, pengungkapan itu tidak akan memakan waktu lama untuk disampaikan ke publik.

“Tidak akan berapa lama lagi. Insyallah tidak berbulan-bulan,” katanya.

Ia menambahkan, sejak terjadinya peristiwa penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, pihaknya terus melakukan upaya-upaya pengungkapan. Ia menyebutkan, polisi telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia dan 38 titik CCTV.

Baca Juga: Indonesia Gagal Pertahankan Posisi Kedua Klasemen Medali SEA Games 2019

“Bahkan CCTV itu kami periksa secara laboratorium, forensik kepolisian scientific di Mabes Polri maupun di AFP di Australia,” katanya.

Upaya itu diklaimnya sebagai salah satu bukti bahwa kepolisian menangani kasus itu dengan sangat erius.

“Sabar saja. Tidak akan berapa lama lagi tim teknis akan mengungkap kasus ini. Kami sudah menemukan alat bukti dan petunjuk yang sangat-sangat signifikan,” tuturnya.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X