Sabtu, 25 Januari 2020

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2019, Jokowi Nilai OTT oleh KPK Bukan Satu-satunya Solusi

- 9 Desember 2019, 16:50 WIB
Presiden Joko Widodo saat peringati Hari Korupsi Sedunia pada Senin, 9 Desember 2019. /Aprillio Akbar/ANTARA FOTO/

JAKARTA (PR) - Presiden Joko Widodo menilai, kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berupa Operasi Tangkap Tangan (OTT) perlu dilanjutkan dengan perbaikan sistem.

Namun bagaimanapun ia mendukung penuh langkah KPK yang melakukan OTT terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia.

Sikap ini disampaikan Jokowi dalam sebuah Pentas #PrestasiTanpaKrupsi di SMK 57 Jakarta pada Senin, 9 Desember 2019.

Baca Juga: Harapan Bambang Soesatyo untuk KPK di Hari Anti Korupsi Sedunia

"(Keempat) menurut saya, OTT penindakan perlu tetapi setelah penindakan harus ada perbaikan sistem masuk instansi," kata Jokowi, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari ANTARA.

Jokowi menyontohkan, di salah satu provinsi ada gubernur yang ditangkap oleh KPK. Lantas seharusnya KPK tidak berhenti disana, mereka harus masuk ke provinsi itu memperbaki sistemnya.

Atas evaluasi program anti korupsi tersebut, Jokowi mengaku akan segera menemui pimpinan KPK yang baru.

Baca Juga: Novel Baswedan Tantang Keberanian Kabareskrim Polri Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Saat Menjabat Penyidik KPK

Termasuk dengan dewan pengawas yang merupakan organ baru KPK setelah adanya revisi UU KPK nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan UU KPK.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X