Bukan Larangan, Parpol Tak Calonkan Mantan Napi Koruptor Cuma Bersifat Imbauan

- 8 Desember 2019, 22:08 WIB
Korupsi.* /DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 telah terbit. Namun dalam peraturan itu, KPU tak secara tegas melarang mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri sebagai Cakada. Aturan yang tertuang pada PKPU Nomor 18 tahun 2019 itu hanya bersifat imbauan dan tidak mengikat.

Ditetapkan pada 2 Desember 2019, PKPU itu memang terdengar berbeda mengingat selama ini KPU cukup gigih hendak memasukkan larangan mantan koruptor mencalonkan diri. Mengenai hal ini, Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menilai aturan yang relatif "longgar" ini bertujuan agar tahapan Pilkada 2020 yang kurang dari setahun lagi ini tak terganggu.

"Kami intinya fokus pada tahapan saja, kalau ini terlalu menjadi dipersoalkan dan lain sebagainya ini kan bisa mengganggu tahapan pencalonan," kata Evi di Jakarta.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, PDI Perjuangan Incar Kemenangan di Lima Daerah di Jawa Barat

Evi menjelaskan, terdapat beberapa syarat bagi calon perseorangan yang berubah sehingga PKPU diharuskan untuk cepat disahkan dan peserta pemilu dapat mengetahui persyaratan yang diberikan. Saat ini pencalonan pilkada untuk perseorangan telah berjalan sejak 26 Oktober. Tahapan tersebut yaitu pendaftaran hingga penyerahan syarat minimal dukungan.

loading...

"Jadi yang paling penting, bagaimana peraturan KPU pencalonan ini cepat bisa keluar dan menjadi pedoman bagi tahapan pencalonan pemilihan kepala daerah 2020," kata Evi.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menyatakan PKPU tentang Pencalonan dalam Pilkada 2020, telah sesuai peraturan dan tak bertentangan dengan Undang-Undang. Dalam Pasal 4 soal persyaratan calon kepala daerah, tidak ada larangan bagi mantan terpidana korupsi.

Baca Juga: Jelang Pilkada Cianjur 2020, Partai Demokrat Belum Putuskan Bakal Calon

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X