Rabu, 29 Januari 2020

Tol Layang Jakarta-Cikampek, Masih Gratis Tapi Cuma Boleh 60 Km/Jam

- 8 Desember 2019, 21:23 WIB
JALAN Tol layang Jakarta-Cikampek II di Bekasi, Rabu 4 Desember 2019.* /ANTARA

PURWAKARTA, (PR).- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek sudah bisa digunakan mulai 20 Desember 2019 nanti. Meskipun layak beroperasi, kondisi jalan tol layang untuk sementara masih kurang nyaman dilewati kendaraan roda empat.

Menteri bersama para pejabat pemangku kebijakan memastikan itu setelah mengecek kesiapan secara langsung di lokasi. "Kami sudah coba tadi dan kami sepakat tol layang pada tanggal 20 Desember 2019 sudah bisa dipakai," kata Budi Karya Sumadi di kilometer 28 tol layang Jakarta-Cikampek, Minggu 8 Desember 2019.

Pembukaan tol layang itu mundur dari rencana semula pada 15 Desember 2019. Menurut Budi, pemunduran jadwal tersebut untuk lebih mempersiapkan kenyamanan jalan bagi kendaraan yang melintas saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Baca Juga: Pengaspalan Rampung, Jalur Ciawi-Singaparna di Tasikmalaya Dibuka Akhir Desember

Pada awal pengoperasiannya, pengelola jalan tol akan membatasi kecepatan kendaraan yang melintas maksimal 60 kilometer per jam. "Karena ini kan baru (dioperasikan), kita jadi (harus) lebih berhati-hati," ujar Budi beralasan.

Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, para pemangku kebijakan akan mengamati laju kendaraan dengan menempatkan kamera dan petugas di setiap empat kilometer jalan tol layang. Budi mengancam akan menindak pengendara yang melaju dengan kecepatan lebih dari 60 kilometer per jam.

Namun, Budi belum menentukan tarif kendaraan yang melewati tol layang. Aspek komersialisasi tersebut rencananya baru akan dibahas dan ditentukan bersama para pemangku kebijakan dalam 10 hari ke depan.

"Pengomersialannya bisa Januari 2020, bisa Februari, tergantung dengan kesiapan dan (hasil) pembicaraan (pihak terkait)," kata Budi. Sehingga, pengguna jalan bisa jadi tak dikenakan biaya pada awal pembukaan tol layang tersebut.

Baca Juga: Untuk Sementara, Karawang Aman dari Banjir Kiriman Hulu Sungai Citarum

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X