Kamis, 23 Januari 2020

KPK Lakukan Pendekatan Melalui Bidang Seni

- 8 Desember 2019, 14:09 WIB
JURU Bicara KPK Febri Diansyah.* /Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Anti-corruption Film Festival (ACFFest) atau Festival Film Antikorupsi 2019 sebagai rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Minggu 8 Desember 2019.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu mengatakan film, lagu, puisi, dongeng, foto dan komik, dan karya sejenis lainnya merupakan pendekatan penting yang dilakukan KPK sebagai upaya membangun nilai antikorupsi dengan pendekatan seni.

"Menyentuh hati dan membuka pikiran melalui pendekatan ini kami pandang merupakan salah satu strategi dalam pencegahan korupsi, terutama ketika film-film yang diproduksi berangkat dari realitas di lingkungan masyarakat masing-masing, semoga ke depan semakin banyak proses kreatif yang bergelut di isu antikorupsi ini," kata Febri.

Baca Juga: 2 Hari Terjebak Longsor, 9 Orang Penambang Selamat

Menurut dia, di tengah sejumlah upaya untuk terus menyerang balik dan mengepung pemberantasan korupsi maka konsolidasi kekuatan dan keteguhan bersama memberantas korupsi menjadi semakin penting.

"Rangkaian ACFFest 2019 akan digelar dalam dua sesi. Sesi pertama terdiri dari pemutaran empat film finalis ACFFest 2019, diskusi film bersama sutradara Gina S Noer dan pameran foto. Sesi pertama akan digelar pukul 14.30-17.30 WIB," ucap Febri.

Sedangkan sesi kedua akan digelar pada 18.30-22.00 WIB. Dalam sesi ini akan dilakukan penganugerahan dan pemutaran film terbaik dan favorit ACFFest 2019, teater Dongeng Kebangsaan bersama Sutradara Garin Nugroho, Cornelia Agatha, Asmara Abigail, Endah Laras, dan Mia Ismi Choir.

Baca Juga: Indonesia Kokoh di Posisi Dua Klasemen Medali SEA Games 2019

Sebelumnya, lanjut Febri, rangkaian kegiatan ACFFest 2019 dimulai sejak 28 Mei 2019. Seluruh proposal yang masuk dinilai oleh dewan juri, yaitu penulis naskah dan sutradara Jujur Prananto dan Yandy Laurens.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X