Rabu, 26 Februari 2020

Motor Harley-Davidson dan Sepeda Brompton yang Diselundupkan Garuda Bisa Dilelang

- 6 Desember 2019, 20:25 WIB
Barang bukti diperlihatkan pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery-Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 5 Desember 2019.* /ANTARA

Baca Juga: Menilik Kondisi Keuangan Garuda Tahun 2018 Usai Ari Askhara Dipecat Lantaran Selundupkan Motor Gede

DJKN siap mengeksekusi lelang kendaraan selundupan tersebut jika status sudah ditetapkan DJBC.

"Ini benar-benar baru kasusnya. Nanti jika DJBC putuskan sesuai dengan ketentuan nya. Kalau mau dilelang ke kami lelangnya. Eksekusi di kami tapi keputusannya ada di DJBC," ujar Tri Wahyuningsih.

Sebelumnya, Kemenkeu dan Kementerian BUMN mengungkap kasus penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan dua sepeda Brompton yang melibatkan petinggi Garuda-Indonesia">Garuda Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis 5 Desember 2019 telah memecat Ari Askhara dari jabatan Dirut Garuda.

Baca Juga: Fuad Rizal Jadi Plt. Dirut Garuda, Awak Kabin Garuda Indonesia Nilai Ari Askhara Cenderung Kontroversial

"Saya tentu akan memberhentikan Dirut Garuda. Tapi pasti ada prosedur lagi. Tidak hanya sampai di situ saja termasuk mengusut oknum lain yang terkait," ujar Erick Tohir saat konferensi pers di Kementerian Keuangan.

Dia menjelaskan telah menerima informasi dari komite audit dan komisaris terkait pelanggaran prosedur yang dilakukan saat pengiriman pesawat baru A330-900 Neo.

"Ini motor 70-an, pembelian April 2019. Uangnya ditransfer ke Finance Manager di Amsterdam," kata Erick Thohir.

Menurut Menkeu Sri Mulyani, barang selundupan Harley Davidson tahun 1972 tersebut berharga Rp 800 juta.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X