Sabtu, 25 Januari 2020

Menilik Kondisi Keuangan Garuda Tahun 2018 Usai Ari Askhara Dipecat Lantaran Selundupkan Motor Gede

- 6 Desember 2019, 19:35 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir usai kasus penyelundupan. Bagaimana kondisi keuangan Maskapai Burung? /ANTARA

JAKARTA (PR) - Kasus terbaru Direktur Utama Garuda Indonesia menambah daftar hitam permasalahan dalam sederet Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebelumnya, sejumlah keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diduga berantakan hingga terancam kolaps.

Bisa dibilang skandal yang menyeret Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara kian menegaskan kondisi badan usaha plat merah sedang tidak baik-baik saja. Menteri BUMN Erick Thohir mencopot bos maskapai berlogo burung itu, Kamis, 5 Desember 2019.

"Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda," ucap Erick Thohir, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: PSS Sleman vs Persib Bandung, Tuan Rumah Menilai Motivasi Akan Tentukan Hasil Akhir

Ari Askhara dipecat karena kedapataan menyelundupkan barang mewah berupa sepeda Brompton dan motor jenis Harley Davidson ke dalam pesawat Garuda.

Atas perbuatannya, negara berpotensi merugi sebesar Rp532 juta hingga Rp1,5 miliar.

Angka itu gabungan dari harga pasaran nilai motor Harley yang berkisar Rp200-Rp800 juta per unitnya. Sedangkan nilai dari sepeda Brompton sekitar Rp50 juta-Rp60 juta per unit.

Baca Juga: PSS Sleman vs Persib Bandung, Oke Lupakan Saja

Garuda di Bawah Kepemimpinan Ari Askhara

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Antara, Situs Resmi Garuda Indonesia

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X