DPR Soroti Pemecatan Dirut Garuda Indonesia, Berharap Bukan Aksi Populis

- 6 Desember 2019, 17:33 WIB
MENTERI Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) menggelar konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery-Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 5 Desember 2019.* /ANTARA

 

JAKARTA, (PR).- Dugaan penyelundupan yang dilakukan Direktur Utama PT Garuda-Indonesia">Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra dinilai telah merugikan nama Garuda sebagai salah satu perusahaan milik negara.

Oleh karena itu, Komisi III DPR RI meminta Polri juga ikut turun mengusut kasus yang dinilai memalukan ini.

"Upaya penyelundupan ini benar-benar merusak nama baik Garuda-Indonesia">Garuda Indonesia yang merupakan perusahaan pelat merah di tanah air, oleh karena itu saya meminta Polri segera memeriksa dugaan pidana ini," kata Sahroni, Jumat 6 Desember 2019.

Menurut dia, seperti disebutkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, potensi kerugian negara akibat penyelundupan ini adalah Rp 500 juta sampai Rp 1,5 miliar.

loading...

Baca Juga: Kasus Dugaan Suap Garuda Indonesia, Mantan Dirut Garuda Segera Disidang

Karenanya, sangat penting untuk polisi agar segera mengusut kasus ini karena sudah masuk ranah pidana.

Polri, kata Sahroni harus menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana penyelundupan ini.

"Saya yakin tindakan tegas Polri dalam menangani kasus ini dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang kerap kali melakukan penyelundupan dan menyebabkan negara kita merugi," ucap dia.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Jurnal Gaya

Keutamaan Puasa Senin Kamis

21 September 2020, 02:10 WIB
X