Senin, 27 Januari 2020

Gunung Merapi Alami Tiga Kali Gempa Guguran

- 6 Desember 2019, 13:18 WIB
LETUSAN Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 9 November 2019.* /ALOYSIUS JAROT NUGROHO/ANTARA

YOGYAKARTA, (PR) - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Kamis 5 Desember 2019 mulai pukul 00:00-24:00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat 6 Desember 2019, menyebutkan selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat empat kali gempa tektonik, dan satu kali gempa low frequency.

Berdasarkan pengamatan visual, tampak asap solfatara berwarna putih keluar dari Gunung Merapi berintensitas sedang dengan ketinggian 50 meter di atas puncak.

Baca Juga: Jadi Korban Bully, Remaja Putri di Garut Nekad Bunuh Diri

Pada periode pengamatan sejak Kamis 5 Desember 2019 pukul 00:00 WIB hingga Jumat 6 Desember 2019 pukul 06:00 WIB, BPPTKG sama sekali tidak mencatat guguran lava yang keluar dari Gunung Merapi.

Dilansir dari Antara, hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Ia mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Baca Juga: Crash Landing on You, Son Ye Jin dan Seo Ji Hye Perebutkan Hyun Bin

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG.***

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X