Sabtu, 7 Desember 2019

Rentan Hadapi Risiko, Nelayan dan ABK Harus Dapat Perlindungan

- 4 Desember 2019, 19:10 WIB
PERAHU nelayan menerjang ombak saat berangkat melaut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.*/ANTARA /

JAKARTA, (PR).- Sebagai negara kepulauan, mayoritas masyarakat Indonesia bekerja di sektor kelautan dan perikanan. Profesi tersebut memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, perlindungan jaminan sosial merupakan hal yang wajib dimiliki agar mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman.

"Pemberian perlindungan jaminan sosial untuk nelayan dan anak buah kapal merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan seluruh pekerja, khususnya di sektor perikanan tangkap, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan produktifitas dan pendapatan negara," kata Dirut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Agus Susanto di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

Baca Juga: Generasi Milenial Mulai Garap Sektor Pertanian

Hal itu disampaikam saat penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan BPJAMSOSTEK terkait pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja di sektor perikanan, baik nelayan tangkap maupun budidaya.

Kerja sama itu ditandatangani Sekjen KKP Nilanto Perbowo dan Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto saat rapat koordinasi KKP.

Kedua pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK E.Ilyas Lubis dan Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementerian KKP M. Zulficar Mochtar.

Kedua pihak sepakat mendaftarkan seluruh awak kapal, nelayan, dan tenaga kerja lainnya di sektor perikanan tangkap untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK dengan empat program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan/atau Jaminan Pensiun.

Selain itu BPJAMSOSTEK dan Kementerian KKP akan bersama-sama melakukan sosialisasi dan edukasi bersama terkait pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat kelautan dan perikanan.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X