Jumat, 13 Desember 2019

Mayoritas DPD Golkar Menerima LPJ Airlangga, Aklamasi Semakin Nyata

- 4 Desember 2019, 15:24 WIB
KETUA Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengacungkan ibu jarinya saat menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon ketua umum (caketum) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. Partai Golkar akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum periode 2019-2024.* /ANTARA

JAKARTA, (PR).- Laporan Pertanggung Jawaban Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto diterima hampir oleh seluruh Dewan Pengurus Daerah. Dalam pandangan umumnya, hampir seluruh DPD yang sampai pukul 14.28 WIB sudah mencapai 15 dari 34 DPD I menyatakan penerimaannya sekaligus mendukung Airlangga untuk memimpin kembali Golkar lima tahun ke depan. Aklamasi untuk Airlangga semakin nyata.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzili misalnya menyebut kalau semua pemilik suara dalam Munas memilih Airlangga maka hampir dipastikan Airlangga akan terpilih kembali secara musyawarah mufakat. Meski pun diketahui dari sejumlah nama yang hendak maju hanya menyisakan Airlangga dan Ridwa Hisjam.

"Kalau memang misalnya tidak ada dukungan kepada Pak Ridwan Hisjam dan hanya kepada pak Airlangga dukungan itu diberikan, maka saya kira Pak Airlangga yang harus ditetapkan sebagai ketua umum," ucap Ace di arena Munas Golkar, Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: LPJ Airlangga Hartarto di Munas Golkar: Dari Masa Suram Hingga Kebangkitan

Jika itu sudah terlihat, maka pemilihan Ketua Umum yang semula dijadwalkan Kamis, 5 Desember 2019 bisa dimajukan ke Rabu.

"Coba kita lihat suasana di Munas ini. Para ketua DPD provinsi itu di belakangnya ada Ketua DPD kabupaten/kota. Dukungan DPD Provinsi juga bagian yang tak terpisahkan dari dukungan DPD kabupaten/kota karena itu dilakukan dalam rapat pleno. Aklamasi itu ketika seluruh pemilik suara menyatakan dukunganya kepada satu-satunya calon yakni Pak Airlangga," ucap dia.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Jabar yang juga pimpinan sidang, Dedi Mulyadi menyebut dalam pandangan umumnya, DPD Jabar melihat sosok Airlangga sebagai sosok yang punya prestasi karena di Pemilu kemarin bisa meningkatkan elektabilitas Golkar dengan segala hambatan yang terjadi. Pencapaian di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto ini juga dilakukan dengan cara-cara kolektif.

Baca Juga: Ace Hasan Bicara Kemungkinan Aklamasi di Pemilihan Ketum Partai Golkar

"Kolektif dari sisi aspek kelembagaan organisasi di tingkat pusat sampai tingkat bawah. Dan kelebihan Partai Golkar itu adalah kemampuan individualnya. Pemain individu kuat ini memberi sumbangsih elektabilitas pada pencapaian Pemilu kemarin. Kan banyak yang dapat suara tinggi-tinggi. Baik di daerah maupun di pusat," ucap Dedi.


Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X