Senin, 16 Desember 2019

Beras Cadangan Bulog Terancam Dibuang, HPP Perlu Dievaluasi

- 4 Desember 2019, 13:35 WIB
BERAS di Gudang Bulog.* /DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Beras Cadangan Bulog Terancam Dibuang, HPP Perlu DievaluasiPemerintah dinilai perlu mengevaluasi penerapan Harga Pembelian pemerintah (HPP) beras.

Rendahnya HPP menjadi permasalahan utama yang membuat kualitas beras yang diserap Bulog terus menurun dan sulit disalurkan.

Relevansi HPP yang berlaku sudah cukup kadaluarsa jika melihat pergerakan harga saat ini.

Baca Juga: Mutu Menurun, 20.000 Ton Beras Dilelang

Dasar hukum implementasi HPP diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) nomor 5 tahun 2015 yang artinya implementasi HPP sudah berjalan sekitar empat tahun.

Sekitar 20 ribu ton stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disimpan Perum Bulog terancam busuk.

Hal ini dikarenakan beras sudah disimpan selama empat bulan di gudang dan belum disalurkan. Akibatnya beras ini mengalami penurunan mutu atau kualitas/disposal stock.

Baca Juga: Bulog Berencana Musnahkan 20.000 Ton Beras, Beragam Reaksi Muncul

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania mengatakan, jika Bulog diharuskan untuk mencapai target serapan beras dan bisa menyerap beras berkualitas baik, maka sebaiknya Bulog diberikan akses untuk menggunakan standar harga HPP Gabah Kering Panen yang lebih bersaing.


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X