Senin, 9 Desember 2019

Di Depan Ribuan Kader Golkar, Jokowi Tegaskan Tak Ada Intervensi Istana dalam Munas

- 3 Desember 2019, 23:11 WIB
PRESDEN Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Panitia Melchias Marcus Mekeng membuka secara resmi Musyawarah Nasional Partai Golkar di Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.* /ANTARA

JAKARTA, (PR).-Presiden Joko Widodo meminta, mundurnya Bambang Soesatyo dari kompetisi Pemilihan Calon Ketua Umum Golkar tidak dinilai sebagai intervensi Istana pada Partai Golkar.

Hal itu disampaikan Jokowi menanggapi adanya anggapan campur tangan istana untuk mendukung kandidat petahana Airlangga Hartarto memimpin kembali partai beringin lima tahun ke depan.

"Jangan ada yang berprasangka tidak baik. Katanya istana intervensi. Tidak, saya berikan jaminan, tidak ada," kata Jokowi di depan ribuan kader Golkar yang hadir dalam Munas X di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.

Menurut dia, ada isu yang menyebut kalau Menteri Sekretaris Negara mengumpulkan sejumlah DPD yang merupakan pemilik suara di Munas untuk mendukung Airlangga.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Berterima Kasih kepada Bambang Soesatyo pada Pembukaan Munas Golkar

Menanggapi isu ini, Jokowi mengaku langsung menanyakannya pada Mensesneg, Pratikno. Namun ditanya berkali-kali, Pratikno, kata Jokowi menyebut tak pernah ada agenda Mensesneg dengan DPD.

"DPD mana yang dikumpulkan pak Mensesneg? Kalau ada silakan maju, saya beri sepeda," kata Jokowi berkelakar yang disambut tawa hadirin.

BAMBANG Soesatyo.*
BAMBANG Soesatyo.*

Jokowi mengapresiasi langkah dari Bambang Soesatyo. Kembali berkelakar, Jokowi menyebut hawa sejuk setelah tak ada kubu di tubuh Golkar sudah terasa sejak dia masuk ke arena Munas.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X