Sabtu, 7 Desember 2019

Luhut Binsar Panjaitan Nilai Bersatunya Bamsoet-Airlangga Hartarto Tunjukkan Kedewasaan Golkar

- 3 Desember 2019, 19:08 WIB
BAMBANG Soesatyo.* /ANTARA

JAKARTA, (PR).- Senior Partai Golkar, Luhut Binsar Panjaitan menyebut langkah mundur Bambang Soesatyo dari kontestasi Pemilihan Calon Ketua Umum Partai Golkar adalah salah satu ciri kedewasaan Golkar dalam berpolitik.

Menurut dia, partai berlambang pohon beringin ini senantiasa melihat Indonesia sebagai salah satu emerging market yang harus dijaga. Sehingga gonjang ganjing politik akan membuat pekerjaan-pekerjaan di level nasional terganggu.

"Apalagi Pak Airlangga ini Menko Perekonomian. Ya kita kan sama-sama kader golkar. Kita enggak mau dong enggak support pemerintah. Golkar jelas garisnya; Support Presiden Jokowi," kata Luhut kepada wartawan, Selasa 3 Desember 2019.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Mundur, Munas Golkar Kemungkinan Besar Aklamasi

Menurut Luhut saat proses pemilihan, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Namun ketika kader diingatkan pada kepentingan Golkar bahkan nasional semuanya harus bersatu. Luhut pun memuji Bambang Soesatyo yang merupakan pesaing kuat bagi Airlangga.

"Teman-teman lain yang masih ada sana sini ayolah kita guyub kita jadi satu lagi biar Golkar lebih hebat lagi tahun 2024. Sebelum 2024 kan 2020 ada Pilkada juga nanti bulan September," ucap dia.

Baca Juga: Golkar Jabar Apresiasi Mundurnya Bambang Soesatyo dari Pemilihan Calon Ketua Umum Golkar

Sementara itu Abu Rizal Bakrie menyebut kesatuan pendapat yang membuat kenyamanan politik memang sangat dibutuhkan dalam keadaan ekonomi yang sangat sulit ini.

Dengan begitu, Golkar juga bisa memberikan kontribusi yang jelas demi pembangunan bangsa dan negara ke depan.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X