Sabtu, 7 Desember 2019

Mutu Menurun, 20.000 Ton Beras Dilelang

- 3 Desember 2019, 18:52 WIB
ILUSTRASI beras di Gudang Bulog.* /RIZKI PUTRI/KABAR BANTEN

JAKARTA, (PR).- Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mengatakan sebanyak 20.000ton beras akan dilelang karena mengalami penurunan mutu. Banyaknya disposal beras tersebut disebabkan oleh pintu penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) yang minim.

Pria yang akrab dipanggil Buwas tersebut mengatakan jika disposal beras tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian nomor 38 tahun 2018 tentang Pengolaan CBP. 

Aturan itu menjelaskan bahwa CBP dapat dibuang bila waktu simpan telah melebihi empat bulan dengan mutu yang mulai menurun.

Baca Juga: Bulog Berencana Musnahkan 20.000 Ton Beras, Beragam Reaksi Muncul

Penurunan mutu itu ditentukan berdasarkan hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan serta rekomendasi Kementrian Pertanian.

Meskipun demikian, Buwas menyanggah jika disposal di sini berarti membuang atau memusnahkan beras secara cuma cuma. Beras yang turun mutu itu akan dilelang untuk diolah menjadi tepung, pakan ternak, hingga ethanol.

"Nanti bergantung kualitasnya, ada yang mutunya masih bisa dipakai tepung, ada yang turun jadi pakan ternak. Ada juga yang paling buruk jadi ethanol," tuturnya.

Buwas mengatakan, saat ini jumlah beras yang akan dilelang tersebut sebanyak 20.000 ton. Meskipun demikian, ada kemungkinan disposal beras tersebut bertambah kalau tidak dimanfaatkan.

Dia mengatakan, lelang tersebut akan dilalukan setelah ada keputusan Menteri Keuangan mengenai dispensasi selisih harha beras. 


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X