Sabtu, 7 Desember 2019

Beasiswa Riset Pro Dilanjutkan Tahun Depan

- 3 Desember 2019, 16:15 WIB
ILUSTRASI beasiswa.* /DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) akan melanjutkan beasiswa Riset Pro pada tahun depan. Dana untuk beasiswa khusus peneliti tersebut dipinjam dari Bank Dunia.

Sejak bergulir pada 2013, Riset Pro sudah membiayai sebanyak 1.700 mahasiswa yang mengambil jenjang S3 di perguruan tinggi luar negeri.

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menuturkan, Riset Pro harus dilanjutkan karena berbeda fungsi dan target dengan beasiswa pascasarjana lain seperti yang dibiayai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kendati demikian, tahun depan, beasiswa Riset Pro hanya untuk membiayai penelitian yang sesuai dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN).

Baca Juga: Ayahnya Meninggal, Edgar Xavier Marvelo Sabet Dua Emas pada SEA Games 2019

Ia menegaskan, Riset Pro juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi terbaik dunia seperti Harvard University. Peneliti yang ingin menjadi peserta Riset Pro juga harus mengajukan proposal disertasi yang sesuai dengan prioritas bidang riset dari pemerintah.

“Apapun penelitian yang dilakukan sentralnya adalah pada kualitas sumber daya manusia. Memang SDM peneliti ini diambil dari perguruan tinggi, tetapi perguruan tinggi juga ada kewajiban lain, Tri Dharma,"  kata Bambang dalam acara Simposium Gelar Riset Pro di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.

"Sehingga beasiswa Riset-Pro ini perlu dilanjutkan karena khusus untuk menambah dan meningkatkan kualitas peneliti di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Pikiran Rakyat Berduka, Salah Satu Pendiri Meninggal Dunia


Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Komentar

Terkini

X