Senin, 9 Desember 2019

Terkait Ledakan di Monas, Presiden Jokowi Minta Polisi Pastikan Keamanan Ibu Kota

- 3 Desember 2019, 11:51 WIB
ANGGOTA Labfor Mabes Polri mengumpulkan barang bukti di TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.* /DOK. ANTARA

JAKARTA, (PR).- Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo menyerahkan penanganan kasus ledakan granat di Monas kepada pihak Kepolisian untuk menginvestigasi lebih lanjut serta memastikan kondisi ibu kota saat ini aman dan terkendali.

"Kita serahkan ke pihak berwajib saja. Kita prihatin terhadap dua anggota TNI AD, kalau saya tidak keliru, yang alami luka-luka. Kita prihatin semoga lekas sembuh dan bertugas kembali," kata Fadjroel saat ditemui wartawan ketika melintasi kawasan Monas sisi utara, Selasa pagi, 3 Desember 2019.

Baca Juga: Pungut Granat, Korban Ledakan di Monas Luka Parah di Tangan Kiri

Menurut Fadjroel, Presiden Joko Widodo pun mengetahui perihal ledakan yang terjadi di kawasan Monas bagian utara itu. "Iya tadi pagi (Presiden tahu) dalam perjalanan ke sini. Dan beliau jam 09.30 WIB ada pertemuan dengan Menristek, kemudian Rektor UI dan pihak Jepang," kata Fadjroel, dilansir Antara.

Fadjroel mengatakan belum ada arahan khusus dari Presiden namun jika ada indikasi tindak kekerasan harus diselesaikan dengan tegas oleh Kepolisian.

Baca Juga: Ledakan di Monas Lukai Dua TNI yang Sedang Berolahraga

"Belum ada. Seperti biasa beliau selalu mengatakan segala tindak kekerasan, apapun motifnya, kita harus tegas. Setegas-tegasnya. Diserahkan ke pihak berwajib. Nanti setelah itu mungkin Pak Kapolri akan berikan laporan ke Pak Presiden," ujar Fadjroel.

Sebuah ledakan terjadi di kawasan Monas saat beberapa anggota TNI berolah raga pada Selasa pagi.*



Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X