Senin, 9 Desember 2019

Ledakan di Monas, Granat Asap Diduga Tersimpan di Bungkusan Plastik

- 3 Desember 2019, 10:59 WIB
ANGGOTA Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di Jalan Medan Merdeka Utara, kawasan Monas, Jakarta, Selasa3 Desember 2019.* /DOK. ANTARA

JAKARTA, (PR).- Kapendam Jaya, Letkol Czi Zulhadrie memastikan tidak ada unsur penyerangan dalam insiden ledakan granat asap yang melukai dua anggota TNI di Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi, 3 Desember 2019.

"Tidak ada pelaku yang menyerang," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon oleh Antara.

Zulhadrie mengatakan, granat yang belum diketahui asalnya tersebut dilaporkan tiba-tiba meledak hingga melukai dua anggota TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan.

Dari informasi yang dihimpun, granat tersebut ditemukan oleh dua korban ketika sedang melaksanakan olahraga bersama dengan jalan santai personel Garnisun.

Baca Juga: Ledakan di Monas Lukai Dua TNI yang Sedang Berolahraga

Kedua anggota TNI itu menemukan bungkusan plastik yang di dalamnya ada satu buah granat, kemudian diambil dan meledak.

Sementara kedua korban dilarikan ke RS Gatot Subroto untuk penanganan lebih lanjut.

Terkait ledakan di Monas ini, Polisi langsung melakukan penutupan jalan di sekitar TKP. "08.37 WIB Polri melakukan rekayasa dengan menutup jalan dari arah Medan Merdeka Timur mengarah Jalan Medan Merdeka Utara," demikian pengumuman yang dikutip melalui laman @TMCPoldaMetro.

Upaya penutupan jalan dilakukan untuk sterilisasi kawasan selama penyelidikan petugas berjalan usai ledakan di Monas.


Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X