Selasa, 10 Desember 2019

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Intervensi Terhadap Munas Golkar

- 2 Desember 2019, 19:37 WIB
KETUA Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon ketua umum (caketum) Partai Golkar kepada Ketua Komite Pemilihan Maman Abdulrahman di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. Partai Golkar akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 3 Desember 2019 dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum periode 2019-2024.* /ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo menyatakan tidak ada intervensi dari pemerintah terhadap Munas Golkar yang berlangsung pada 4-6 Desember 2019.

Munas Golkar dikatakannya sebagai acara yang sepenuhnya menjadi urusan internal partai.

Presiden Joko Widodo menyatakan hal tersebut saat beraudiensi dengan wartawan Istana Kepresidenan, Senin, 2 Desember 2019.

Munas Golkar yang tengah berlangsung kini tidak lepas dari isu-isu mengenai intervensi pemerintah.

Baca Juga: Agun Bantah Jadi Pemecah Suara Partai Golkar

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan diisukan mengintervensi Munas Golkar dengan cara mengajak pimpinan DPD I Golkar memilih Airlangga Hartarto.

Sebagaimana diberitakan, Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar Taufik Hidayat menyebutkan tentang adanya intervensi pemerintah melalui ketiga menteri tersebut dalam pernyataannya pada 30 November 2019.

Menanggapi isu intervensi pemerintah tersebut, Jokowi mengatakan, Partai Golkar merupakan partai besar dan tidak mungkin bisa diintervensi oleh pihak luar, utamanya intervensi dari menteri.

Menurut dia, Mensesneg Pratikno tidak mengenal satupun pimpinan DPD Golkar. “Kalau Setneg bisa intervensi Golkar, jagoan benar Setneg,” kata Jokowi.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X