Senin, 17 Februari 2020

Ganti Kepengurusan, KPK Era Agus Raharjo Diminta Selesaikan 3 Tugas Ini

- 1 Desember 2019, 10:23 WIB
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.* /DOK. ANTARA

JAKARTA, (PR).- Walaupun masa tugasnya tinggal 19 hari lagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pimpinan Agus Raharjo harus mampu menyelesaikan tugasnya. Hal ini agar masalah di eranya tidak menjadi utang dan beban KPK era berikutnya yang dipimpin Komjen Firli.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan hal tersebut melalui siaran persnya, Minggu 1 Desember 2019. Menurut dia, ada tiga tugas yang harus segera dituntaskan KPK pimpinan Agus agar tidak menjadi beban buat mantan Kabaharkam Komjen Firli.

Pertama, segera menuntaskan kasus Muhaimin Iskandar. KPK dinilainya harus segera memanggil paksa Ketua Umum PKB itu karena tidak hadir untuk menjalani pemeriksaan dalam dugaan kasus korupsi dan gratifikasi.

Baca Juga: Ini Ajakan Emil untuk Milenial

“Lelaki berinisial A yang menjadi saksi kunci dalam kasus Muhaimin, yang ada di cctv bersama seorang wanita yang diduga istri Muhaimin harus diperiksa,” kata Neta.

Selain itu, mobil Mercy terbaru yang ada di cctv harus segera disita dan pemilik showroom tempat Mercy itu dibeli juga harus diperiksa KPK. Penuntasan kasus ini, ujarnya, perlu dilakukan agar KPK era Agus tidak dianggap diskriminatif dan tebang pilih.

Kedua, ia mengatakan, KPK era Agus harus menyelesaikan catatan merah dalam audit BPK, yakni tentang barang rampasan atau barang sitaan dari para koruptor yang hingga kini belum dilelang. “Nilainya lebih dari Rp 103 miliar. KPK harus menjelaskan barang barang sitaan itu ada dimana keberadaannya dan kenapa belum dilelang,” ujarnya.

Baca Juga: Diusulkan Dikaji Ulang, Berikut Kekurangan Pemungutan Suara di Luar Negeri

Ketiga, menurut Neta, KPK era Agus juga perlu menyelesaikan dan menjelaskan adanya sejumlah barang sitaan dari para koruptor yang digunakan pihak lain. Neta menyebutkan audit BPK yang jumlahnya lebih dari Rp 96 miliar.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X